Mencintaimu dalam diam
Mencintaimu indah walaupun dengan diam. Aku
bingung entah apa yang aku rasakan sekarang. Hatiku selalu berdebar bila kau
mendekat. Aku selalu menatap layar handphone entah apa yang ku tunggu hmm
mungkin aku menunggu kamu menghubungi aku. Ku lihat layar handphone ku, muncul
pesan masuk bertuliskan namamu. Entah mengapa tiba-tiba hatiku menjadi
berbungga , berwarna melebihi warna pelangi. Senyumku melebar , padahal ku tahu
pesan singkat darimu itu hanyalah pesan basa-basi , mungkin aku terlalu
melebihkan mengartikannya. Yang jelas aku bahagia mendapat pesan singkat
darimu. Aku kira perasaan itu tidak akan pernah muncul lagi, tapi nyatanya
kehadiran mu menghapuskan semuanya. Mungkin aku mencintaimu hmm atau aku
menyayangimu? Entahlah , yang jelas aku bahagia dengan rasa yang ku punya untuk
mu. Walaupun kamu tak tahu bahwa aku mencintaimu.
Aku
mencintaimu dalam diam, mungkin lebih tepatnya mencintaimu diam-diam.
Mencintaimu diam-diam itu membuat aku penasaran dan membuat aku terus menebak-nebak.
Sesungguhnya benakku adalah benak yang paling cerewet ya bagaimana tidak, aku
terus saja bertanya-tanya tentang dirimu dan akhirnya aku pun menebak lagi dan
lagi. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang muncul dibenak ku seperti
“apakah kamu punya perasaan yang sama dengaku?” “apakah kamu tahu bahwa aku
sering memperhatikanmu?” “apakah kamu tahu bahwa aku selalu menunggumu membalas
pesan singkatku?”. Mungkin aku terlihat tak pernah lelah? Ya kalo dipikir
seharusnya aku lelah. Ya lelah ketika imajinasi ku menjadi liar karena
mengkhayal terlalu tinggi. Lelah cemburu melihatmu dengan wanita lain. Lelah
ketika pikiran menjadi galau oleh harapan yang tidak pasti. Lelah karena harus
menahan diri untuk melihat dan mendekatimu. Lelah untuk menyeimbangi keadaan
agar kamu merasakan apa yang aku rasakan. Lelah mencari cara agar aku selalu
bisa dekat dengamu. Banyak yang bilang “Bicara, dan kamu akan berhenti untuk lelah.”
Tapi entah mengapa aku lebih memilih diam
untuk mencintaimu walaupun aku tau diam tidak akan membuatmu tau bahwa aku
mencintaimu apalagi hingga kamu membalas cintaku. Karena aku orang
yang jatuh cinta diam-diam, cintanya juga bisa berbalas. Balasan berupa
penerimaan diam-diam, penolakan diam-diam, atau mungkin diabaikan diam-diam.
Mungkin aku begini karena aku takut atas jawaban yang akan aku terima nanti,
aku takut jawaban itu membuat aku sakit dan berhenti mencintaimu. Aku memilih
untuk diam karena aku takut ketika aku mengungkapkannya kamu malah menjauh
dariku. Maka dari itu aku lebih memilih mencintaimu dengan diam karena itu bisa
memberi sepercik kebahagian tersendiri didalam hidupku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar